Laman

Powered By Blogger

Sabtu, 15 Mei 2010

manado kota pariwisata dunia 2010

Manado Kota Pariwisata Dunia 2010 atau Dunia 2010 Pariwisata Kota Manado(1) (02 Okt 2007).

Manado (Fajar). DUNIA pariwisata memiliki cakupan yang luas dan menaungi berbagai sektor. Setiap kota di dunia ini masing-masing memiliki situs pariwisata dengan menawarkan keunikan daerah masing-masing. Hal itulah yang menjadi magnet bagi negara lain untuk datang mengunjungi daerah mereka.
Jadi dapat dikatakan bahwa pariwsata merupakan ‘inti dan dinding sel’ dari ‘sel-sel’, yaitu negara-negara atau kota-kota di dunia, yakni bekerja sebagai pengendali seluruh kegiatan suatu kota serta sebagai pengatur apa yang keluar masuk dalam suatu kota. Misalnya, promosi ke luar atau ada kunjungan dari luar daerah. Pemahaman saya pribadi, sebuah kota pariwisata adalah kota yang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa serta memiliki pengaturan dan pemanfaatan yang tepat terhadap segala potensi yang ada sehingga bermanfaat bagi perkembangan kota tersebut.
Untuk mencapai hal tersebut diperlukan sebuah instansi yang bertanggung jawab yang mampu melihat, menilai, mengolah serta mengangkat berbagai potensi pariwisata yang ada.
Dalam hal ini, kita mengenal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado. Sebuah CPU tidak akan berjalan dengan sempurna tanpa motherboard. Dalam hal ini motherboardnya adalah kepala dinas itu sendiri. Seorang kepala dinas harus benar-benar siap, sigap dan tanggap.
Menurut saya, yang menjadi penghambat MKPD 2010 antara lain adalah Dinas Pariwisata Kota Manado yang kurang tanggap terhadap potensi pariwisata yang ada.
Dapat dikatakan ‘masa bodoh’. Buktinya saja, sudah tahu di depan mata ada begitu banyak obyek-obyek wisata yang ada. Namun tetap saja tidak disinyalir bahwa obyek-obyek tersebut sedang ‘merengek’ minta diperhatikan.
Bagaimana tidak, sebut saja ‘pioner’ Kota Manado, Taman Laut Bunaken. Bertahun-tahun yang lalu, Taman Laut Bunaken merupakan salah satu taman laut paling mempesona di dunia.
Seiring berjalannya waktu, taman laut Bunaken seakan mulai ‘menjadi tua’, mulai rapuh bagaikan manusia yang sudah tua.
Seharusnya, dengan adanya Dinas Pariwisata dan dengan beberapa penggantian kepala daerah, seharusnya setiap kepala daerah yang baru, melihat kira-kira apa yang tidak dilakukan kepala daerah sebelumnya dan apa yang kiranya harus dilakukan untuk membenahi yang tidak sempat dibenahi.
Meskipun jika dibandingkan dengan kota-kota yang sudah berkembang, seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan sekitarnya Manado tidak apa-apanya, sebenarnya Manado sendiri menyimpan ‘harta karun’ yang belum ditemukan.
Mungkin sudah ditemukan namun belum disadari betapa berharganya ‘harta karun’ tersebut. Mungkin saja jika dari dulu semua potensi yang dimiliki Manado sudah diketahui dan dimaksimalkan pengolahan dan pemanfaat-annya, Manado pasti sudah menjadi kota pariwisata seperti halnya Bali.
Sebut saja, Manado memiliki pantai, taman laut, tempat-tempat bersejarah, dan di sekitar Manado pun ada pegunungan sejuk, persawahan, perkebunan, yang semuanya dapat dijadikan objek wisata.
Jika didukung dengan lalu lintas, pengadaan jalan yang pas, pasti semua tempat ter-sebut dapat dijangkau dengan mudah.(bersambung)

masuk ajah....

Siapa saja boleh koment nich status....
gua kasih motivasi buat loe.
siapa tau bermanfaat buat kalian...
--Orang-orang melihat saya adalah pribadi yang menarik. Tiap harinya saya tumbuh lebih menarik. Saya tidak pernah berhenti lebih baik.Sebab, saya sangat menyukai diri saya. Saya senang diri saya menjadi lebih baik dari hari kemarin. Saya suka menjadi lebih baik karena bagi saya itu merupakan anugerah terindah dalam hidup saya.